Sejarah dari Ingatan

Date

24 November 2020
QR Code
Category

Sejarah tidak selalu terletak pada arsip-arsip yang lama dianggap sebagai otoritas kebenaran sejarah. Pasalnya, arsip adalah milik pemenang. Di Indonesia, sebagaimana pernah diutarakan Gerry van Klinken, bahkan arsip milik pemenang itu pun terbengkalai tak keruan. Di sinilah sastra hadir sebagai ‘penyelamat’ arsip. Kemudian, bagi ingatan ‘non-pemenang’, misalnya suara korban atau perspektif mereka yang dimarjinalkan, sastra pun memberi tempat dalam arsipnya.

Pembicara:
Dhianita Kusuma Pertiwi (Penulis)
Gilang Saputro
(Kritikus)

Dipandu oleh:
Doni Ahmadi